Sabtu, 17 Januari 2009

Babibuta



Palestina
Hari ke-21-22: Pertemuan Doha, Dunia Arab Bekukan Hubungan Dengan Israel
Sabtu, 17/01/2009 15:25 WIB
Cetak | Kirim | RSS
Qatar dan Mauritania menyatakan membekukan hubungan ekonomi dan politik dengan Israel sebagai protes atas agresi Israel ke Jalur Gaza. Kedua negara itu mengambil keputusan tersebut sebagai respon atas hasil pertemuan para pemimpin Arab dan Muslim di Doha, ibukota Qatar hari Jumat kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh 13 negara dari 22 negara anggota Liga Arab. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, perwakilan dari Turki dan perwakilan dari faksi-faksi pejuang di Palestina antara lain perwakilan dari Hamas Khaleed Misyaal, perwakilan dari jihad Islam dan perwakilan dari Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP).

Pertemuan itu menghasilkan dua poin penting yaitu seruan agar negara-negara Arab membekukan semua bentuk hubungan dan kerjasama dengan Israel serta membatalkan inisiatif perdamaian yang ditawarkan negara-negara Arab pada Israel.

Tahuan 2002, saat pertemuan tingkat tinggi negara-negara Arab di Beirut, negara-negara Arab menawarkan inisiatif perdamaian dengan Israel, dengan syarat Israel harus mundur dari seluruh tanah Arab dan memberikan solusi yang adil bagi para pengungsi Palestina. Namun Israel menolak inisiatif tersebut.

Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa inisiatif perdamaian dengan Israel sudah "mati." Secara khusus al-Assad mengatakan bahwa Suriah juga tidak akan melanjutkan lagi negosiasi damai dengan Israel.

Sementara Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Hamad bin Jassim al-Thani mengatakan, ia akan meminta Israel untuk menutup kantor perwakilan dagang dan menarik semua semua staffnya yang ada Doha, sampai situasi dianggap sudah membaik. Sedangkan Mauritania menyatakan sudah membekukan hubungan politik dan ekonominya dengan Israel, setelah Israel memanggil dutabesar Mauritania pekan kemarin. Israel memanggil dutabesar Mauritania terkait aksi-aksi protes anti-Israel di negeri itu.

Pertemuan Doha hari Jumat kemarin juga mendesak agar Israel menarik pasukan militernya dari Jalur Gaza, membuka semua perbatasan, mencabut blokade atas Gaza dan meminta Israel membayar kompensasi atas kehancuran yang terjadi di Jalur Gaza. Seluruh negara yang hadir dalam pertemuan Doha, sepakat membentuk apa yang disebut "jembatan laut" untuk jalur pengiriman bantuan ke Jalur Gaza.

Qatar juga menyerukan penggalangan dana untuk membangun kembali Jalur Gaza. Negara Qatar memberikan sumbangan sebesar 250 juta dollar untuk program pembangunan itu.

Belum diketahui apa sikap Arab Saudi atas hasil pertemuan tersebut. Termasuk Mesir dan Yordania, dua negara Arab yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Seperti diketahui, Mesir dan Arab menolak hadir dalam pertemuan Doha.

Disayangkan memang sikap negara-negara Arab yang terpecah dalam merespon agresi brutal di Jalur Gaza. Negara-negara Arab dalam masalah Palestina kini terbagi menjadi dua kubu. Selain kubu yang hadir dalam pertemuan Doha, kubu lainnya yang disebut kubu moderat dimotori Mesir, Arab Saudi, Yordania dan sejumlah negara Teluk seperti Uni Emirat Arab. Kubu ini tidak suka dengan hubungan baik Hamas dengan Iran karena menganggap Iran memanfaatkan negara-negara Arab untuk memperluas pengaruhnya di kawasan.

Sementara itu, Mesir masih terus memediasi negosiasi gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Setelah sebelumnya menerima perwakilan Hamas, hari Jumat kemarin Mesir menerima wakil dari Israel, Amos Gilad. Gilad pada pejabat Mesir mengatakan bahwa Israel menginginkan gencatan senjata terbuka dan tidak terikat. Israel juga tetap mengajukan syarat agar tembakan roket dari Gaza dihentikan dan dibentuk tim internasional untuk mencegah penyelundupan senjata ke Gaza yang diklaim Israel berasal dari Mesir.

Israel meminta gencatan senjata terbuka engan alasan, Israel berhak menggunakan kekuatan militer jika merasa terancam. Untuk itu, kabinet Israel akan membuat keputusan tentang usulan gencatan senjata sepihak itu.

Israel Masih Bombardir Gaza

Ditengah upaya gencatan senjata, Israel masih terus membombardir Jalur Gaza sepanjang hari Jumat kemarin. Hari ini, tentara-tentara Zionis itu membumihanguskan wilayah Zaytun di Gaza dengan menggunakan bom-bom yang mengandung zat kimia berbahaya, fosfor putih. Korban di pihak warga sipil Palestina terus berjatuhan. Sampai hari ini jumlah warga Palestina yang syahid berjumlah 1.193 orang dan lebih dari 5.311 orang lainnya luka-luka. Diantara korban syahid, 411 orang adalah anak-anak. Stasiun televisi milik Hamas, Al-Aqsa menayangkan serangan pasukan Zionis ke kota Zaytun dengan target pemukiman penduduk. Di Beit Lahiya, saksi mata dan petugas medis mengatakan bahwa pasukan Zionis kembali membom sebuah sekolah milik PBB yang menjadi tempat pengungsian warga Gaza. Sekolah itu adalah sekolah milik PBB yang keempat yang menjadi target serangan pasukan Zionis. Seorang perempuan dan seorang anak syahid, 11 orang luka-luka dalam serangan Israel ke sekolah tersebut.

Helikopter Apache Israel juga masih menjatuhkan bom-bomnya di pinggiran Gaza City. Di kota Beit Hanun, seorang bayi Palestina berusia dua bulan menjadi korban bom Israel.

Televisi Al-Aqsa juga melaporkan bahwa para pejuang Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas berhasil menghancurkan dua tank Israel dalam pertempuran di al-Mughraba, Jalur Gaza.

Hari ini, pejuang-pejuang Palestina berhasil menembakkan sejumlah roketnya ke kota Eshdod dan Kiryat Gat di wilayah Israel. Tembakan roket pejuang Palestina itu melukai 17 warga Israel di Eshdod dan 2 waraga Israel di Kiryat Gat. (ln/berbagai sumber)

Jumat, 16 Januari 2009

Muktamarduha


Asww
مشعل: مستعدون للمصالحة الداخلية بعد وقف العدوان
دعا خالد مشعل رئيس المكتب السياسي لحركة حماس باسم فصائل المقاومة الفلسطينية إلى اصطفاف وطني في وجه العدوان الصهيوني، مؤكدًا استعداد فصائل المقاومة لاحتضان عربي لحوار فلسطيني- فلسطيني جاد لتسوية كافة الخلافات وحل المشاكل الداخلية التي تعطي الاستقلال للشعب، وليس اصطفافًا يكون بمثابة غطاء للظلم والطغيان.



وقال مشعل أمام قمة الدوحة اليوم: "نحن لا ندعو إلى حرب الجيوش العربية ولا نريد توريطها في معارك مستعجلة فهي آتية آتية، ولكن يستطيع قادة الأمة أن يراهنوا على خيار المقاومة الشعبية التي طردت شارون من غزة وباراك من لبنان وخاصة أننا لم نجن من خيار السلام والتسوية الذي تبناه العرب منذ زمن سوى مزيد من فرض وقائع صهيونية رغمًا عن الشعب الفلسطيني من تهويد القدس وشد الحصار على غزة".
خالد مشعل

وأكد مشعل أن فصائل المقاومة تجاوبت مع التهدئة قبل 6 أشهر رغم عدم ثقتها في الصهاينة ولكن من أجل وحدة الصف العربي والفلسطيني وانتظرنا إلى أن خرق العدو التهدئة ولم يرفع الحصار كمطلب أساسي وشرعي للفلسطينيين.



وحدد مطالب فصائل المقاومة من قمة الدوحة في تبني وقف العدوان وانسحاب القوات الصهيونية من أرض غزة وفتح جميع المعابر، كما عليها أن تحمل الصهاينة مسئولية ما لحق بأهلنا وتدعو إلى محاكمة قادة الكيان أمام المحاكم الجنائية الدولية.



وأكد مشعل على ضرورة أن تؤكد القمة على حق الشعب الفلسطيني في المقاومة وتدعمها بالإضافة إلى وقف كافة أشكال التطبيع مع الكيان والدعوة إلى إعادة إعمار غزة بجهد دولي وعربي ثم رعاية عربية للمصالحة الفلسطينية.



ووجه التحية إلى شعب غزة الصامد، مؤكدًا أن العدوان سيتحطم قريبًا على صخرة صمودهم، كما وجه التحية إلى شعوب الأمة العربية والإسلامية وأحرار العالم الذين هبوا تعبيرًا عن رفضهم للعدوان وتضامنًا مع أهل غزة.

Kamis, 15 Januari 2009

Pelajaranpahit


Asww.
Pejuang Palestina Memberikan Pelajaran Pahit Kepada Pasukan Penjajah di Penghujung
Pasukan pejuang Palestina memberikan pelajaran pahit kepada tentara Zionis
Gaza - khusus:

Pada penghujung hari kemarin, di saat bumi Palestina khususnya Gaza penuh dengan darah dan syuhada, pasukan pejuang Palestina memberikan pelajaran pahit yang tidak akan pernah terlupakan kepada zionis; dimana brigade izzuddin al-Qassam berhasil membunuh dua tentara zionis di wilayah Salatin, bagian barat Beit Lahia, dan membombardir pusat militer Abu Mutaibiq, di wilayah tempat perang dengan tiga mortir hawn.

Sebagaimana pasukan gerilyawan Al-Quds, sayap militer gerakan bersenjata Jihad Islam mengumumkan keberhasilan unit pertahanannya membombardir mesin perang dan artileri Zionis yang terletak di Netzarim dengan 8 mortir hawn berkaliber berat dan memiliki panjang 100 mm, dan juga membombardir lokasi militer “Miguén” dengan 6 mortir hawn yang berkaliber sama, serta berhasil membombardir daerah yang dirampas Kafar Izza dengan roket berjenis “Al-Quds”.

Brigade Al Aqsa dan Brigade burung nazar Palestina juga mengumumkan telah berhasil membombardir daerah yang dirampas Kafar Izza dengan tiga mortir hawn

Rabu, 14 Januari 2009

Perangkota


Asww.
Perang kota telah pecah di Gaza. Perang di jalan-jalan, dari gedung ke gedung , dan rumah ke rumah terjadi di kota Gaza. 11 tentara Israel luka akibat serangan Hamas.

Pertempuran semakin berkecamuk di balik-balik gedung dan rumah. Sepanjang malam tembakan senjata, artileri, dan tembakan rudal serta missil, tanpa henti. Perang ini yang paling hebat.

Para pejuang Hamas dan Mujahidin berusaha menghadapi serangan dan ovensif tentara Israel yang mencoba masuk kota Gaza, sampai menjelang dini hari.

Diberitakan, 22 tentara Israel terluka, akibat terkena reruntuhan gedung yang diledakkan oleh pejuang Hamas, dan 6 tentara Israel lainnya mengalami cedera, juga akibat rumah yang ambruk, terkena tembakan senjata anti tank pejuang Hamas. Pertempuran yang berkecamuk sangat hebat itu, memaksa tentara Israel, mengurungkan ovensifnya masuk lebih dalam ke kota Gaza.

Dengan terus bertambahnya jumlah korban di fihak tentara Israel, yang berada di Gaza, menyebabkan sejumlah pemimpin senior militer Israel, dan Menhan Ehud Barak, menginginkan segera mengakhiri perang yang dahsyat di Gaza. Para pemimpin militer Israel, bahwa para pejuang Hamas mendapatkan pasukan dari Mesir, yang mereka selundupkan melalui terowongan-terowongan yang dibangun para pejuang Hamas. Militer Israel, mengklaim telah menghancurkanu70% terowongan yang ada di Rafah, melalui serangan udara, yang menggunakan ‘bom’ penghancur bunker-bunker, yang mereka gunakan melalui serangan udara. Para pemimpin militer juga yakin berhasil menghancurkan tempat-tempat strategis yang menjadi pusat kegiatan Hamas.

Perang yang sudah berlangsung selama 20 hari itu, hanyalah menghancurkan bangunan-bangunan, dan infrastruktur yang ada, dan belum mampu mengakhiri kemampuan militer yang dimiliki Hamas. Meskipun demikian, para pemimpin Israel merasa cukup puas dengan kehancuran yang sekarang terjadi di Gaza. “Memerlukan waktu yang lama, bertahun-tahun Hamas untuk dapat memulihkan kekuatannya”, ujar seorang pejabat militer Israel.

Sekarang tentara Israel menghadapi serangan baru dengan ‘bom bunuh diri’, yang mulai dipraktekan dalam perang di Gaza. Di dekat kamp Shati, dua orang Palestina meledakkan dirinya di dekat kerumunan pasukan Israel, tidak disebutkan jumlah korban akibat bom itu. Perang yang berkecamuk di Gaza, terus memakan korban baru bagi tentara Israel, jadi bukan hanya muslim Palestina yang menjadi korban, tentara Israel pun menjadi korban perang. Mereka harus merasakan seperti yang dialami muslim Palestina yang mereka bunuhi secara brutal. (M/Hrtz)

Senin, 12 Januari 2009

TETAPTEGAR


Asww.


في حديثٍ مفعمٍ بالإيمان بنصر الله وجَّه إسماعيل هنية رئيس الحكومة الفلسطينية تحيته إلى أهالي غزة الثابتين أمام آلة الحرب الصهيونية، مؤكدًا في كلمةٍ متلفزةٍ له مساء أمس أن النصر آتٍ لا محالة رغم التآمر والمخطَّطات الرامية إلى تركيع المقاومة وأهل غزة المجاهدين.



وأبدى هنية تعجبه من صمود أهل غزة أمام أطنان المتفجرات والصواريخ والطائرات والبوارج، وأوضح أنه آيةٌ من آيات الله مُحقَّقةٌ على أرض غزة الأبيَّة.



واستطرد هنية في كلمته التي بثَّت معانيَ الصمود والمقاومة في الحديث عن ثبات الشعب الفلسطيني في غزة، مؤكدًا أنه يكتب بدمائه الذكية في هذه الأيام تاريخًا ساطعًا قادرًا على تحرير الأرض والإرادة المقاوِمة، وأن شعب غزة يرسم بصموده أمام آلة القتل الصهيونية الإجرامية معالم مشروع تحرري ثوري ضد المشروع الصهيوأمريكي الاستعماري.



وأكد هنية أن ذلك العدوان الصهيوني الإجرامي على قطاع غزة وحَّد الشعب الفلسطيني، وصهر جميع الفصائل والتيارات في بوتقة واحدة، وجعل هدفها واحدًا، وهو كسر العدوان مهما كلَّفهم ذلك الأمر، مضيفًا أن أهالي قطاع غزة تقاسموا الدواء والملبس والمسكن.



وقال هنية إن شعب غزة ضرب المثل في التعاون والوحدة "فكأنهم جسد واحد"، وأن العدوان جعلهم يقسمون لقمة العيش والملبس والمسكن في موقفٍ بديعٍ "يعكس الثقة في نصر الله".



وحول مبادرات وقف إطلاق النار قال هنية: "إن حماس تتعامل بانفتاح وإيجابية مع أية مبادرة لإنهاء العدوان.. إن هناك مسارين تستكملهما حماس في التعامل مع العدوان: الأول دبلوماسي سياسي من خلال المبادرات والتشاورات والمفاوضات على أساس الثوابت الفلسطينية والتمسك بحق فتح المعابر وكسر الحصار ووقف العدوان، والمسار الثاني هو المقاومة التي أثبتت كفاءتها وقدرتها على ردع العدوان وتكبيده خسائر فادحة".



ووجَّه تحيته إلى المقاومين قائلاً: "أيها المجاهدون.. إنكم تدافعون اليوم عن شعبكم وكرامته؛ فأنتم أصحاب القرار وصُنَّاع النصر، وأنتم تاج هذه الأمة، وباسم الشعب الفلسطيني أقول: إننا نقبِّل رءوسكم وأيديَكم والأرض من تحت أرجلكم، وستصنعون النصر، وهو قادمٌ لا محالة إن شاء الله".



كما وجَّه هنية تحيته إلى الأطباء العرب الذين ضحَّوا بحياتهم من أجل أهالي غزة رغم المخاطر التي قد يتعرَّضون لها في ظل القصف والعدوان الصهيوني البربري، مؤكدًا أنهم أصبحوا جزءًا من أهل غزة.



وفي نهاية خطابه أكد هنية أن الشعب الفلسطيني المقاوم في غزة لن ينكسر ولن ينهزم؛ لأن الصراع صراع عقيدة وإيمان، وهو ما تملكه المقاومة ويفقده العدو.

Karakteryahudi


Asww.
Masa Depan Yahudi di Palestina
Gencarnya serangan pasukan Yahudi 10 hari terakhir ini terhadap kota Gaza yang dikuasai Mujahidin Hamas telah melahirkan simpati dunia, khususnya Dunia Islam. Hampir seluruh dunia, kecuali Amerika, bergerak membantu kaum Muslimin di Gaza dengan berbagai bentuk bantuan seperti makanan, obat-obatan, medis, demonstrasi besar-besaran, diplomasi, politik, doa dan bahkan jutaan kaum Muslimin menyatakan siap menuju Palestina untuk berjihad melawan dan mengusir kaum Yahudi yang telah mendirikan Negra Israel di atas bumi Palestina sejak tahun 1947.

Di antara fenomena yang menarik dicermati dari peristiwa Gaza kali ini ialah kekhawatiran Eropa yang diwakili Presiden Prancis, Sarkaozy. Sehinngga, Presiden Perancis Sarkozy harus bertandang ke Mesir untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Mesir Husni Mumabarak untuk membujuk Israel menghentikan serangannya ke Gaza dan segera berdamai dengan Hamas. Demikian juga Rusia merasa sangat gelisah dengan perkembangan yang terjadi. Di samping itu, pernyataan-pernyataan para pemimpin Arab seperti Qatar, Mesir, Jordan, Saudi Arabia dan juga Indonesia terlihat agak berpihak kepada rakyat Palestina dan khususnya Hamas, kendati dengan cara yang berbeda-beda. Padahal selama ini Hamas telah ditetapkan Amerika sebagai organisasi Teroris yang harus dilenyapkan di atas muka bumi.

Lebih dari itu, Perdana Menteri Turki, Thayeb Ordogan dengan tegas mengatakan akan segera melobi PBB sesuai dengan agenda yang diinginkan Hamas. Kendati terlihat lamban, Liga Arab dan OKI juga mulai bergerak. Menariknya lagi Presiden Venezuela, Hugo Chavez telah memerintahkan Dubes Israel hengkang dari negara pengekspor minyak tersebut. Lebih dari itu, Ratu Rania, Istri Raja Abdullah; Raja Jordania, mengeluarkan statement kerasnya seperti yang dkutip Islamoline.com : “Membiarkan Gaza dalam kondisi seperti ini adalah kekufuran (membangkang) pada Allah”. Semuanya seakan menyadari kezaliman yang dilakuakn bangsa Yahudi terhadap rakyat palestina yang sudah menderita berkepanjangan sejak lebih dari 60 tahun lalu.

Peristiwa Gaza kali ini benar-benar telah menyedot perhatian dunia - sekali lagi minus pemerintah AS - dan telah melahirkan atmosfir baru dalam gejolak dunia internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya. Betapa tidak? Sebagai contoh sederhanya saat penulis tadi malam menyampaikan informasi terakhir Palestina di sebuah masjid di Jakarta Timur yang tak terlalu besar yang dipenuhi sekitar 300an jamaah terkumpul dana untuk diinfakkan ke Palestina sekitar 19 juta rupiah. Sebab itu, tidak mustahil serangan pasukan Yahidi ke Gaza kali berpotensi menjadi titik awal bagi perubahan peta konflik dunia umumnhya dan peta kaum Yahudi khususnya

Mengenal Karakter Dasar Yahudi

Untuk memahami hakikat kejahatan yang dilakukan Yahudi di Palestina kita perlu mengenal karakter bangsa Yahudi. Terlepas dari percaya atau tidak, tapi fakta historis membuktikan bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa yang memiliki karakter yang sangat jauh berbeda dengan karakter bangsa-bangsa lain. Jauh sebelum kelahiran Islam di Jazirah Arabia, bangsa Yahudi saat masih bersama nabi Musa as. mereka telah memperlihatkan karakter buruk yang suka membuat kekacauan dan melanggar perintah Allah dan nabi Musa. Mereka terkenal dengan bangsa yang ngeyel, mbalelo dan banyak bertanya untuk menghindar dari kewajiban agama. Perintah Allah menyembelih sapi betina misalnya, dipertanyakan berkali-kali dengan pertanyaan yang tidak bermutu, seperti warnanya apa, apakah sapi yang sudah digunakan membajak sawah atau belum, masih perawan atau sudah kawin dan sebagainya. (Q.S. Al-Baqarah : 67 – 73).

Yahudi juga terkenal dengan kecendrungan melakuan kezaliman, makan riba (transaksi bisnis dengan bunga/ rentenir) dan memakan harta orang lain dengan jalan batil. (Q.S. Annisa : 160 – 161). Yang lebih mengerikan lagi ialah, mereka selalu mengingkari janji, membangkang terhadap perintah-perintah Allah, membunuh para nabi mereka jika ajaran para nabi tersbut tidak sesuai dengan keinginan dan hawa nafsu nereka, mengatakan hati mereka tertutup, menuduh Maryam (Ibunda Isa as.) berzina dan mengklaim membunuh nabi Isa. (Q.S Annisa : 155 – 158).

Sejarah juga mencatat bahwa mereka adalah bangsa yang tidak bersyukur terhadap berbagai nikmat yang Allah berikan kepada mereka, khususnya nikmat kehadiran para nabi dari keturunan mereka serta berbagai kelebihan dan keistimewaan yang Allah berikan kepa mereka. (Q.S Al-Maidah : 20). Mereka juga kufur terhadap nikmat kemerdekaan yang dianugerahkan Allah kepada mereka sehingga mereka berhasil keluar dari penjajahan, pembantaian dan kejahatan Firaun terhadap mereka dan keturunan mereka. (Q.S. Ibrahim : 6)

Yang tak kalah serunya ialah kecanduan mereka menyekutukan Allah kendati baru saja melihat kebesaran dan kekuasaan Allah membelah laut merah saat mereka menyeberanginya. Baru saja lolos dari kejaran Fir’aun, mereka melihat sekelompok manusia menyembah sapi, merekapun tergoda untuk meminta kepada Nabi Musa agar membuatkan tuhan sebagai sekutu Allah. (Q.S. Al-A’raf : 138).

Yang lebih membuat bulu kuduk kita merinding ialah perlakuan kasar dan tidak beradab mereka terhadap nabi Musa dan Allah saat mereka diperintahkan memasuki Palestina setelah lolos dari jajahan Fir’aun sekitar tiga abad lamanya. Allah bahkan menjamin kemenangan jika mereka mau masuk ke Palestina. Apa jawaban mereka saat mendengar perintah tersebut? Wahai Musa. Kami tidak akam memasuki Palestina selama kaum aggressor masih berada di sana. Pergilah Engkau dan Tuhan-mu ke sana, lalu berperanglah kalian berdua. Kami tunggu di sini sambil duduk-duduk. (Q.S. Al-Maidah : 21- 24) Na’uzu billah dari ucapan tersebut…

Itulah sekelumit karakter bangsa Yahudi yang diceritakan Allah melaui Al-Qur’an. Masih bayak lagi prilaku mereka yang tidak normal yang Allah bongkar dalam Al-Qur’an seperti merubah wahyu sesuai hawa nafsu, menyembunyikan yang hak, menyampuradukan hak dengan batil, menyuruh orang lain berbuat baik, namun diri mereka sendiri tidak melakukannya dan banyak lagi yang lain. Intinya adalah, mereka adalah bangsa yang sangat tidak beradab terhadap para nabi mereka dan bahkan terhadap Allah sebagai Tuhan Pencipta mereka sendiri. Lalu, bagaimana mungkin kita berharap bangsa Yahudi yang sudah dikutuk Allah itu beradab terhadap manusia lainnya, khususnya terhadap kaum Muslimin di Palestina?

Akibat karakter mereka yang sangat rusak dan menyimpang, mereka mengalami berbagai macam sakit jiwa seperti cinta dunia, ingin hidup 1.000 tahun, merasa lebih tinggi derajatnya dibanding bangsa lain, menghalalkan segala cara dalam berpolitik, berbisnis dan berbagai lapangan kehidupan lainnya sehingga hati mereka menjadi keras dan berkarat, alias tidak tembus wahyu, apalagi seruan, himbauan, saran dan sebagainya. (Q.S. Al-Baqarah : 74 – 76).

Berdasarkan informasi akurat dari Allah tersebut, fakta historis dan kenyataan yang kita saksikan hari ini, bangsa Yahudi bukanlah bangsa yang mudah diajak bernegosiasi dan menggunakan hati nurani dalam berinteraksi dengan manusia lain, apalagi dalam kondisi perang. Mereka hanya kenal bahasa otot dan kekerasan. Sebab itu, kalau masyarakat dunia, khususnya umat Islam mau menyelesaikan masalah kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Yahudi di Palestina sejak tahun 1947, hanya ada satu kata : Jihad fii sabililllah, atau dengan kekerasan sebagaimana yang mereka lakukan puluhan tahun terhadap Muslim Palestina. Logika ini pula yang dilakukan oleh nabi Muhammad Saw. terhadap mereka di Madinah dan Khaibar sekita 14 abad silam sampai mereka bertekuk lutut dan tidak berdaya.

Kondisi Ril Yahudi di Palestina Saat Ini

Saat gerakan Zionis Yahudi mendeklarasikan berdirinya Negara Israel tahun 1947 lalu, bangsa Yahudi yang telah menduduki Palestina boleh berbesar hati dan berbangga diri karena mendapatkan dukungan dari seluruh penjuru dunia di bawah lembaga dunia yang mereka dirikan bernama PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Tractat Inggris adalah yang paling berjasa dalam pendirian negara haram tersebut. Kemudian menyusul Rusia, eks Uni Soviet dan entah bagaimana setelah itu diambil alih oleh Amerika Serikat.

Dukungan tersebut secara tak langsung mereka dapatkan pula dari negeri-negeri Islam seperti negera-negara teluk, Suriah, Jordanoia, Irak, Mesir, Turki dan sebagainya. Perang Arab-Israel 1948 tak lain adalah perang antar puluhan ribu Mujahidin yang dikoordinir Ikhwanul Muslimin yang datang dari Mesir, Suriah, Jordania, Irak dan sebagainya. Pasukan Arab yang dikirim dari berbagai negara tersebut hanya bertugas untuk melucuti senjata para Mujahidin tersebut, dan bahkan mereke disuruh pulang dengan alasan konsolidasi. Namun setelah mereka pulang, mereka beramai-ramai dijeblosakan ke dalam penjara.

Demikian juga halnya dengan peang 1967, di mana pasukan negara-negara Arab hanya sebagai penghambat para Mujahidin untuk perang dengan pasukan Yahudi secara face to face. Dua peristiwa tersebut, 1948 dan 1967 sangat berbeda dengan peristiwa intifadhah Desember 1988 yang dipimpin langsung oleh Syahid Syekh Ahmad Yasin dan ilemen Palestina lainnya. Sudah 20 tahun berlalu, beluam ada indikasi intifadhah dapat dihentikan. Padahal menurut perkiraan para petinggi Yahudi, untuk menghentikan gerakan intifadhah hanya diperlukan kurang drai 24 jam. Sebaliknya, setahun belakangan Hamas bukan hanya menguasai Gaza yang berpenduduk 1.5 juta jiwa, akan tetapi juga berhasil meningkatkan penguasaan senjata strategis termasuk roket jarak jauh yang mereka rekayasa sendiri. Yang menarik lagi, setelah serangan Yahudi ke Gaza sejak 10 hari lalu, mnalah Hamas semakin popular dan semakin mendapat simpatik dari dunia, terlebih lagi dari kalangan pergerakan Islam di seluruh dunia.

Namun sebaliknya, bagaimana pula dengan Yahudi? Setelah 61 tahun Negara Israel berdiri di Palestina, apa yang mereka hadapi dan apa yang mereka dapatkan? Hari ini kita menyaksikan perubahan sikap politik dunia terhadap Palestina, khususnya terhadap Hamas yang menurut Amerika Hamas adalah organisasi teroris yang harus diperangi oleh dunia, termasuk oleh faksi Fatah yang sama-sama anak bangsa Palestina.

Pada 21 Agustus 2001, As-Syarqul Aqwsath, sebuah harian terkenal di kawasan negara-negara Arab menurunkan berbagai fakta tentang situasi dan kondisi Yahudi di Palestina. Di antaranya ialah, sekitar 18.000 - 20.000 orang Yahudi dari berbagai kalangan pindah warganegara, seperti Amerika dan khsusnya Jerman. Para petinggi Yahudi juga merasa kesulitan mengundang para Yahudi yang ada di luar negeri khususnya Rusia yang diperhitungan 2.8juta orang untuk hijrah ke Palestina. Hal tersebut disebabkan tidak adanya jaminan keamanan tinggal di Palestina yang semakin hari semakin mendapat peralawanan dari masyarakat Palestina.

Di samping itu, bangsa Yahudi yang tinggal di Palestina juga kesulitan menadapatkan keturunan, sehingga populasi mereka tidak meningkat secara signifikan dibandingkan dengan bangsa Palestina yang terkenal dengan jumlah anak mereka yang banyak. Sehingga diprediksi tahun 2020 bangsa Palestina yang di wilayah pendudukan saja akan mencapai 32 %, sedangkan di seluruh wilayah Palestin akan mencapai 58 %.

Masalah serius lain yang dihadapi bangsa Yahudi di Palestina ialah ketergantungan mereka terhadap pemerintah Amerika, sehingga dikatakan bahwa Israel adalah anak manja Amerika yang selalu diberi bantuan ekonomi dan senjata secara terus-menerus. Pertanyaannya ialah, samapi kapan Amerika mampu menanggung beban ekonomi, senjata dan politik bangsa Yahudi di Palestina? Apalagi belakangan ini Amrika sendang bergulat dengan bencana keuangan yang memporak-porandakan ekonomi negara adidaya itu.

Di samping masalah-masalah tersebut ada lagi masalah yang tak kalah seriusnya yang sedang dihadapi Yahudi di Palestina yakni sengitnya percaturan di anatara pentinggi mereke sendiri. Di tambah lagi dengan ratusan prajurit Yahudi yang setiap bulan mengalami sakit jiwa, bahkan tidak sedikit sampai bunuh diri.

Masa Depan Yahudi Di Palestina

Bagi yang mengamati perkembangan Yahudi di Palestina, mehahami karakter bangsa Yahudi dan karakter konflik yang sedang mereka hadapi, seperti yang dijelaskan di atas, tidak ragu mengatakan bahwa masa depan Yahudi di Palestina sangat suram. Kendati Yahudi dunia sejak hampir satu abad belakangan berhasil memanipulasi sejarah Palestina melalui media massa yang mereka kuasai, merekayasa berbagai persitiwa dan berbagai kejahatan mereka di dunia dan khususnya di Palestina serta keberhasilan lobby mereka terhadap hampir seluruh pemimpin dunia, tak terkecuali pemimpin-pemimpin Dunia Islam sendiri, namun tidak ada jaminan bangsa Yahudi bisa merealisasikan impian mereka untuk mendirikan Israel Raya seperti yang direncanakan oleh para pemimpin gerakan Zionis yang dipimpin pertamakali oleh Theodor Herzl.

Bahkan tidak berlebihan jika dikatakan keberadaan bangsa Yahudi di Palestina akan mengalami kehancuran atau kepunahan disebabkan perang yang mereka mulai dan ciptakan sendiri terhadap bangsa Muslim Palestina yang secara otomatis, mau tidak mau, cepat atau lambat akan melibatkan umat Islam sedunia. Artinya, pada suatu saat akan terjadi perang besar-besaran antara Yahudi yang menjajah Palestina dengan Umat islam sedunia.

Lalu, apa kata Al-Qur’an dan hadist Rasul Saw. tentang masa depan Yahudi dan perang besar tersebut? Mari kita renungkan beberapa ayat dan hadits Nabi berikut :

ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَة ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآَيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (112)

Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah (Islam) dan tali (perjanjian) dengan manusia , dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas. (Q.S. الْيَهُودِ Ali Imran : 112)

عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah bahwa Raslullah Saw bersabda : “ Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum Muslimin berperang dengan Yahudi, maka kaum Muslimin berhasil membunuh mereka sehingga Yahudi bersembunyi di balik pohon dan batu. Lalu batu atau pohon itu berkata : Wahai Muslim.. Wahai Abdullah… ini Yahudi sembunyi di belakangku, maka segera bunuh dia, kecuali gharqad karena ia adalah dari pohon Yahudi. (H.R. Muslim)

‘وفي إحدى روايات الحديث:"تقاتلون اليهود أنتم شرقي النهر وهم غربيه"فقال أحد الصحابة في حديث صحيح:أي نهر يارسول الله ،فقال:"نهر الأردن"،يقول الصحابي:والله ما كنت أعرف أن في الأرض نهرا يسمى الأردن.

Dalam hadits lain salah seorang Sahabat berkata : Kamu nanti akan memerangi Yahudi sedangkan posisi kalian di sebelah timur sungai (Jordania), sedangkan mereka di sebelah baratnya. Lalu sahabat lain berkata : Demi Allah aku tidak mengetahui bahwa di bumi ini ada sungai yang dinamakan “Jordania” wahai Rasulullah? Lalu Rasullah menjawab : “Sungai Jordania”

Berdasarkan hadits dalil-dalil di atas dapat dipahami bahwa perang besar tersebut benar-benar akan terjadi setelah Yahudi merajalela di muka bumi, khususnya di Palestina. Allahu A’lamu bish-showab..

Fathuddin Ja’far Dewan Redaksi Eramuslim.

Minggu, 11 Januari 2009

Israel


Asww.
الدبابات الإسرائيلية تتوغل في خان يونس
مشعل يكتب في الجارديان: لن نموت في صمت
اندلاع القتال خارج مدينة غزة
ارتفاع عدد ضحايا الهجوم البري الاسرائيلي على غزة
مجلس الأمن يبحث الوضع في غزة على المستوى الوزاري
استمرار الغارات الاسرائيلية، وحماس تتوعد بالرد لمقتل ريان
جهود دولية مكثفة لوقف اطلاق النار في غزة
المستوطنون يشتبكون مع الأمن الإسرائيلي في الخليل
إسرائيل تمنع سفينة ليبية من الوصول إلى غزة
حماس تنفي مسؤوليتها عن عرقلة سفر حجاج قطاع غزة
بالصور: الهجوم البري على غزة


تغطية مفصلة:
حقائق وأرقام وتفاصيل عن قطاع غزة




أخبار أخرى
إسرائيل تعلن إرسال احتياطيها للقتال بقطاع غزة

اليمن يطلق سراح "سائق بن لادن"

أوباما يعد باتباع نهج جديد حيال إيران

| ما هي خدمة RSS؟


تقول إسرائيل إن عملية "الرصاص المسكوب" ترمي إلى منع صواريخ حماس من استهداف الإسرائيليين
التقارير تشير إلى أن إسرائيل لن توقف هجومها على قطاع غزة إلى أن تتمكن من القضاء على قدرة حركة حماس على تهريب الأسلحة واطلاق الصواريخ.

أما حماس فمن ناحيتها، تعد النقطة الأكثر إلحاحا هي فتح المعابر وانهاء الحصار وبالتالي دعم نفوذها في القطاع.

وعلى الرغم من مظاهرات الاحتجاج التي تشهدها مدن مختلفة في العالم ضد موت مئات المدنيين الفلسطينيين إلا أن الأغلبية داخل إسرائيل تؤيد توجيه ضربة قاصمة إلى حماس ووقف انطلاق الصواريخ من قطاع غزة على جنوب اسرائيل بشكل نهائي.

من جهة أخرى تبدو عملية غزة داخل إسرائيل مقدمة مطلوبة قبيل الانتخابات العام الاسرائيلية التي ستجري الشهر المقبل، وقد جاءت في وقت ضعفت فيه الثقة إزاء الفشل المتكرر للحكومة الاسرائيلية الحالية.

وقد أراد الساسة الاسرائيليون الموجحودون في السلطة ابداء تشدد في ماقفهم من حركة حماس لكسب تأييد الناخب الاسرائيلي خاصة أن الخسائر البشرية في صفوف الجيش الاسرائيلي غير ملموسة.

لقد ساعدت عملية غزة في صعود الأسهم الانتخابية لوزيرة الخارجية الاسرائيلية تسيبي ليفني ووزير الدفاع ايهود باراك في استطلاعات الرأي.


عدد القتلى في صفوف القوات الاسرائلية محدود حتى الآن
وربما لهذا السبب يحجم الجيش الاسرائيلي عن اقتحام المناطق ذات الكثافة السكانية العالية في قطاع غزة لتفادي وقوع خسائر ملحوظة في صفوفه حتى يحافظ على تأييد الأغلبية داخل اسرائيل.

انتقادات دولية
إلا أن اسرائيل تتعرض لانتقادات دولية شديدة خاصة من جانب الأمم المتحدة التي تطالب بالتحقيق في ارتكاب القوات الاسرائيلية جرائم ضد الانسانية في غزة.

وقد يكون من المفارقات أيضا أن العناصر التي شنت الحرب هي نفس العناصر التي توصف في اسرائيل بـ"حمائم" السلام مثل ليفني ورئيس الوزراء المستقيل ايهود أولمرت، والتي قبلت مبدأ اقامة دولة فلسطينية.

وتقود ليفني التي تسعى لكي تحل محل أولمرت في رئاسة الحكومة، مفاوضات السلام مع رئيس السلطة الفلسطينية محمود عباس الذي انحصر نفوذه حاليا في الضفة الغربية بعد سيطرة حماس على قطاع غزة منذ يونيو/ حزيران 2007.

وفي حالة حصول ليفني وباراك على أغلبية الأصوات نتيجة لـ"الحملة على غزة" فربما يتمكنان من انزال الهزيمة بزعيم حزب الليكود اليميني بنيامين نتنياهو في الانتخابات القادمة.

مهمة أوباما
وربما يسهل هذا من مهمة الرئيس الامريكي القادم باراك اوباما وقوى السلام في الشرق الأوسط التي ترغب في أن ترى تراجعا لقوة حماس التي تحصل على الدعم من ايران والتي تقف في وجه أي تسوية سلمية قادمة بين اسرائيل والسلطة الفلسطينية لا ترضى عنها حماس.

ولعل حماس ترغب في الخروج من المعركة الحالية كقوة معترف بها في الشرق الأوسط لا يمكن تجاهلها في أي تسوية قادمة كما أنها تريد فتح حدود قطاع غزة مع مصر واسرائيل لدخول كل أنواع السلع.

وقد أدان محمد نزال وهو مسؤول بارز في حماس مقيم في دمشق، قرار وقف اطلاق النار الذي صدر أخيرا عن مجلس الامن بدعوى أن حماس لم تشارك في صياغته.

أما أسامة حمدان ممثل حماس في لبنان فقد أعرب عن رفض حماس القرار قائلا إنه "لا يلبي مطالب الحركة".

ومع ذلك لا يزال الجدل يدور داخل حماس حول القبول بتهدئة جديدة مع اسرائيل، فعلى حين ترفض القيادة المدعومة من سورية هذه التهدئة، تشير التقارير إلى أن الكثير من أعضاء حماس في قطاع غزة يرون أنها المخرج الوحيد من الوضع الحالي.

من جهة أخرى يطالب "الصقور" داخل اسرائيل بضرورة المضي قدما في الحملة العسكرية الحالية للاطاحة بحماس وهو ما يعني عمليا عودة الجيش الاسرائيلي إلى احتلال القطاع بكل ما يترتب على ذلك.

دعم التطرف
ولكن حركة فتح بزعامة محمود عباس أبدت رفضها لاستعادة السيطرة على قطاع غزة مدعومة بالدبابات الاسرائيلية.

حنان عشراوي، المفاوضة السابقة والقانونية الفلسطينية ترى أن أي مكاسب سياسية لا تبرر العنف الدائر في غزة وإن ما يجري هناك لا يؤدي إلا إلى دعم قوى التطرف في العالم العربي، وتنتقد الاجماع لااسرائيلي الحالي على استمرار الحملة اعسكرية في غزة.

على الجهة الأخرى تقول اسرائيل إن من حقها حماية سكانها من تساقط الصواريخ.

لقد رفضت حماس واسرائيل قرار وقف اطلقا النار الصادر عن مجلس الأمن. فحماس لا ترغب في القبول بما يمكن أن يفسر على أنه هزيمة لها وتطالب بضرورة فتح المعابر، وإسرائيل لا تقبل بوقف اطلاق النار قبل أن تحقق أهدافها في اضعاف قوة حماس ودفعها إلى القبول بما لا تقبل به حاليا. والنزاع لذلك ممتد حتى الآن